Hai Sobat!
Flashdisk adalah salah satu media penyimpanan yang paling populer saat ini. Namun, terkadang kita menghadapi masalah ketika flashdisk berubah menjadi RAW dan tidak dapat diakses. Jangan khawatir, dalam artikel ini kita akan membahas cara memperbaiki flashdisk yang berubah menjadi RAW dengan mudah. Simak terus ya, Sobat!
Sebelum kita memulai, ada baiknya kita memahami apa itu format RAW pada flashdisk. Ketika flashdisk berubah menjadi RAW, artinya sistem file di dalamnya rusak atau tidak terbaca oleh sistem operasi. Hal ini dapat disebabkan oleh berbagai faktor seperti pemutusan paksa saat transfer data, virus, atau kegagalan perangkat keras.
Langkah pertama yang bisa Sobat lakukan adalah mencoba mengakses flashdisk melalui Command Prompt. Buka Command Prompt dengan cara menekan tombol Windows + R, kemudian ketik “cmd” dan tekan Enter. Setelah itu, ketik “chkdsk /f [drive letter]:” (misalnya “chkdsk /f E:”) dan tekan Enter. Perintah ini akan memperbaiki sistem file pada flashdisk. Tunggu prosesnya hingga selesai.
Jika langkah pertama tidak berhasil, Sobat bisa mencoba menggunakan fitur Disk Management yang ada di Windows. Caranya adalah dengan menekan tombol Windows + X, kemudian pilih “Disk Management”. Setelah itu, cari flashdisk yang berubah menjadi RAW. Klik kanan pada flashdisk tersebut dan pilih “Format”. Pilih sistem file yang ingin digunakan (misalnya NTFS atau FAT32) dan beri nama pada flashdisk. Klik “OK” untuk memulai proses format. Namun, perlu diingat bahwa proses format akan menghapus semua data yang ada di dalam flashdisk.
Jika kedua langkah di atas tidak berhasil, Sobat bisa mencoba menggunakan software pihak ketiga seperti EaseUS Data Recovery Wizard atau MiniTool Power Data Recovery. Software ini dapat memperbaiki flashdisk yang berubah menjadi RAW dan memulihkan data yang hilang. Sobat bisa mengunduh salah satu software tersebut dari internet dan mengikuti petunjuknya. Namun, perlu diingat bahwa penggunaan software pihak ketiga bisa berisiko, jadi pastikan Sobat mengunduhnya dari sumber terpercaya.
Jika semua langkah di atas tidak berhasil, kemungkinan flashdisk sudah mengalami kerusakan fisik. Dalam hal ini, Sobat bisa membawa flashdisk ke tukang servis komputer terdekat untuk diperbaiki. Namun, perlu diingat bahwa proses perbaikan flashdisk fisik biasanya membutuhkan biaya yang tidak murah.
Untuk mencegah flashdisk berubah menjadi RAW di masa depan, ada beberapa tips yang bisa Sobat ikuti. Pertama, pastikan Sobat selalu melakukan proses “Safely Remove Hardware” sebelum mencabut flashdisk dari komputer. Kedua, hindari pemutusan paksa saat transfer data dengan flashdisk. Ketiga, selalu gunakan antivirus yang terpercaya untuk melindungi flashdisk dari serangan virus. Terakhir, hindari memasukkan flashdisk ke dalam komputer yang tidak terpercaya atau rentan terhadap virus.
Demikianlah cara memperbaiki flashdisk yang berubah menjadi RAW. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Sobat yang mengalami masalah serupa. Jika Sobat memiliki pertanyaan atau pengalaman lain terkait masalah ini, jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar. Sampai jumpa kembali di artikel menarik lainnya!